PENYEBAB TERSENTAK SAAT TIDUR



PENYEBAB TERSENTAK SAAT TIDUR

Banyak orang yang mungkin mengalaminya, akan tetapi tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Ketika Anda sudah berbaring di kasur, akan tetapi Anda belum tidur tetapi juga tidak sedang sungguh-sungguh bangun. Hal tersebut terjadi tepat ketika gelombang otak melambat, seseorang akan merasakan seperti bermimpi sedang bersepeda atau sedang berjalan dan tiba-tiba merasakan tersentak oleh kontraksi yang mengejutkan. Seseorang dapat merasakan seperti sedang mimpi jatuh dari sepeda, bahkan ada juga yang merasakan seperti mimpi jatuh dari ketinggian. Ternyata ada beberapa alasan logis dari kejadian tersebut. Kadang sewaktu kita tidur, kita seperti tidak bisa bergerak atau jatuh tiba-tiba.

Hypnic jerk sendiri merupakan kedutan otot yang tidak disadari, hal tersebut terjadi pada keadaan transisi antara bangun dan tidur. Orang cenderung mengalami kedutan ini jika tidurnya tidak pulas. Kedutan biasanya terjadi satu atau dua kali salam satu malam. Gejalanya meliputi otot berkedut ketika tidur dan terasa seperti jatuh.
Penelitian yang membahas seputar tidur, belum bisa menyimpulkan penyebab hypnic jerk atau mengapa hal itu terjadi ketika menjelang terlelap. Hypnic Jerk merupakan kejang paksa atau kedutan otot-otot yang menyebabkan seseorang tersentak saat terjaga. Ini biasanya terjadi pada tahap awal tidur, sering hanya sebagai seseorang jatuh tertidur. Kejang mengejutkan juga disebut jerk hypnagogic, jerk mioklonik, atau kejang awal tidur. Orang sering menggambarkannya sebagai sensasi jatuh atau sedang terkena sengatan listrik. Gerakan berulang yang membangunkan seseorang pada malam hari biasanya disebabkan oleh kondisi yang berbeda, seperti sindrom kaki atau gangguan gerakan pada saat tidur.
Jerk otot, secara teknis dikenal sebagai mioklonus, paling sering terjadi ketika seseorang sedang tidur dalam posisi yang tidak nyaman atau sedang lelah. Tubuh mengalami perubahan suhu dan pernapasan saat seseorang akan tertidur. Otak yang menerima rangsangan dari tubuh akan salah menafsirkan rangsangan tersebut dan menyebabkan gerakan refleks sebagai tanda jatuh.
Hypnic jerk terjadi karena beberapa faktor yaitu kurang tidur, stres, dan kelelahan. Kafein juga dapat menjadi faktor karena kafein menyebabkan seseorang lebih sulit untuk tidur. Kafein menyebabkan banyak pengaruh kepada seseorang yang mengkonsumsinya. Untuk membuat seseorang mudah tidur maka peneliti kesehatan merekomendasikan agar memastikan kamar tidur sebaiknya nyaman dan santai. Orang-orang harus menghindari minum kafein atau alkohol sebelum tidur, dan menghindari aktivitas berat seperti olahraga agar mengurangi akibat dari hypnic jerk.
Hypnic jerk juga dapat terjadi seseorang bangun, tapi ini jarang terjadi. Dalam beberapa kasus, kejang dapat mempengaruhi saraf pendengaran serta otot. Ketika ini terjadi, orang tersebut mendengar suara sangat keras atausuara yang terdengar dapat mengakibatkan kepala mendadak pusing berlebihan. Akan tetapi, kasus hypnic jerk saat bangun memang sangat jarang untuk ditemui.
            Untuk mengatasi hypnic jerk dapat dilakukan banyak cara. Beberapa cara tersebut adalah mengatur pola tidur secara teratur. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan olah raga teratur. Serta dapat pula dilakukan dengan cara menjaga tubuh agar tetap fit dan tidak mudah untuk kelelahan. Akan tetapi sebenarnya hypnic jerk juga dapat diatasi dengan cara mengurangi minuman yang mengandung kafein atau alkohol.

Comments

Popular posts from this blog

Innovators CAR ANDROID \\ INOVATOR MOBIL ANDROID